ASUS ROG GX800 Hadir di Indonesia, Spek Dewa plus Watercooling


ASUS kembali menghadirkan Laptop Gaming dengan pendingin cair GX800 di Indonesia. Seperti pendahulunya yang juga masuk Indonesia GX700, GX800 mengalami beberapa upgrade seperti processor Intel yang digunakan serta GPU NVIDIA generasi terbaru. Laptop Gaming sultan ini memang tidak diperuntukkan bagi semua kalangan karena bandrol harga yang sangat tinggi mendekati harga sebuah mobil, namun dibalik harga yang tinggi tentunya GX800 memberikan performa laptop gaming yang terbaik. Kali ini TechGue.com akan mereview ASUS ROG GX800 yang hadir di Indonesia.

GX800 mendapat beberapa upgrade seperti pada bagian prosesor kini GX800 menggunakan prosesor Intel® Core™ i7-7820HK yang dioverclock hingga 4,2GHz. Intel® Core™ i7-7820HK adalah prosesor quad-core untuk laptop dengan arsitektur Kaby Lake yang pertama kali diperkenalkan pada Januari 2017 lalu. Manufaktur Intel® Core™ i7-7820HK menggunakan 14nm proses dan transistor FinFET yang menyebabkan frekuensi i7-7820HK lebih tinggi dan lebih efisien dibanding versi sebelumnya.  i7-7820HK tentunya lebih cepat daripada prosesor pendahulunya yang ada pada GX700.

Spesifikasi


Main Spec. ROG GX800 (G-SYNC)
CPU Intel® Core™ i7-7820HK processor overclock up to 4,2GHz
Operating System Windows 10 Home
Memory 64GB DDR4 up to 2800MHz
Storage M.2 PCIEX4 NVMe 512G*3 RAID 0
Display 18.4” Anti Glare UHD IPS LED backlight (3840X2160) with G-SYNC
Graphics NVIDIA® GeForce® GTX 1080 SLI 16GB GDDR5 VRAM
Input/Output 1 x Microphone-in/Headphone-out jack, 1 x VGA port/Mini D-sub 15-pin for external monitor,
3 x USB 3.0 port(s), 2 x USB 3.1 port(s), 1 x RJ45 LAN Jack for LAN insert, 1 x HDMI, 1x Thunderbolt
Camera Built-in HD camera and array mic
Connectivity Integrated 802.11ac, BT 4.0 support
Audio Built-in Speakers and Analog Microphone, Built-in Azalia compliant audio chip, SonicMaster.
Built-in subwoofer, 4 speakers. ESS Sabre Headphone DAC to enhance audio performance.


Desain 


Desain GX800 masih sama seperti pendahulunya GX700. Memiliki berat 5.7 Kg (dengan baterai tanpa dock) dock nya sendiri memiliki berat 4.7Kg. Dengan dimensi 45.8 x 33.8 x 4.54 cm. Menggunakan warna metalic grey dengan logo ASUS ROG di bagian tengah dan terdapat dua garis tegas yang memiliki kemiringan sekitar 70 derajat. Baik logo ROG maupun garis tegas tersebut dapat menyala yang tentunya menambah kesan gaming dan sangar.  Dibawahnya terdapat konektor power dan watercooling serta grill untuk lubang aliran udara panas yang keluar dari GX800. Panel LID atau covernya terbuat dari alumiunium, pun begitu dengan area keyboard serta palm rest. Sementara bodi bagian bawah, khususnya cover penutup untuk mengakses kompartemen bagian dalam tempat menyimpan HDD, SSD, dan RAM terbuat dari material plastik khusus.

GX800 menggunakan layar 4K UHD dengan ukuran 18.4 inci dan sudah menggunakan teknologi layar NVIDIA GSync yang tentunya menghilangkan sutter dan lag pada layar ketika bermain game. Selain itu pada sisi keyboard, GX800 kini menggunakan mekanikal keyboard dengan cahaya RGB.

Konektifitas

Port
GX800 memiliki port yang sangat lengkap seperti 2 buah USB 3.1, 3 buah USB 3.0. 

Sedangkan port lainnya 1 x Microphone-in/Headphone-out jack, 1 x VGA port/Mini D-sub 15-pin untuk monitor eksternal, 1 x RJ45 LAN Jack, 1 x HDMI, 1x port Thunderbolt. 1 x mini Display Port 1.3 yang mendukung 8K monitor (60 Hz) atau dual 4K monitor 60Hz, 1 x SD card reader.

Jaringan 

GX800 dilengkapi Wi-Fi Integrated 802.11b/g/n, Integrated 802.11 AC dan Bluetooth Built-in GX800 juga memiliki antena eksternal, Dengan menggunakan eksternal WiFi kemampuannya dan kecepatan notebook dalam menangkap sinyal menjadi lebih baik dibandingkan WiFi antena standar.



Software

Selain performa notebook tinggi untuk mendukung gaming experience pengguna, ASUS juga memberikan fitur ASUS GameFirst III yang akan mengoptimalkan koneksi internet untuk kebutuhan gaming dibandingkan dengan kebutuhan lainnya yang tidak mendukung kebutuhan gaming. Sehingga kita tidak perlu takut untuk menjalankan aplikasi lain di background, atau sambil mendownload file dari internet ketika bermain game, karena bandwidth internet akan diutamakan untuk kebutuhan bermain game.

Keyboard 


Keyboardnya GX800 kini telah menggunakan mekanikal keyboard. Hal ini membuat kenyamanan dan ketahanan keyboard lebih unggul dari sebelumnya. Feel saat menekan keyboard tersebut terasa clicky dan responsif saat digunakan untuk bermain game. Tombol WASD diberikan warna agak bold dengan aksen putih disekelilingnya.


ASUS telah beralih dari single LED keyboard yang berwarna merah yang ada pada GX700 menjadi RGB mekanikal keyboard. Warna cahaya RGB dapat diatur melalui ROG Aura yang terdapat pada ROG Gaming Center.



Diatas keyboard GX800 terdapat beberapa tombol makro dan shortcut untuk kenyamanan dalam bermain game favorit.



Setiap pembelian GX800 kamu juga mendapatkan mouse gaming ASUS Gladius dengan 6400 dpi dan switch omron untuk menemani bermain game FPS, moba dan lain-lain.


Performa



GX800 menggunakan kartu grafis bertipe 2 Way SLI GTX1080. Artinya ada dua buah VGA card GTX 1080 yang ditanam di dalam GX800. Satu buah Nvidia GTX 1080 sendiri memiliki performa yang sangat tinggi, dan di GX800 ASUS menanamkan 2 buah GTX 1080. Secara spefikasi GTX 1080 memiliki CUDA Core sebanyak 2560, sementara base clock 1607 MHz dan boost clock 1733 MHz. Satu buah GTX 1080 memiliki VRAM sebesar 8 GB GDDR5X dengan jalur memori bus selebar 256 bit berkecepatan 10 Gbps.



Sementara prosesornya, Intel Core i7-7820HK, mempunyai kecetapan clock speed lebih tinggi dibandingkan sebelumnya yakni 4,6GHz. Clock speed yang lebih tinggi tentu saja berpengaruh besar pada kinerja dan processing speed pada komputer secara keseluruhan, antara lain mampu meningkatkan frame rate (FPS) pada game. 


Tiga buah mode yang ada pada ASUS GX800 yakni ekstrim, optimized dan standart. Secara otomatis ketika modenya ditingkatkan, dari standar menuju optimized dan ekstrim, kemampuannya akan langsung meningkat. Berikut beberapa hasil benchmark pada mode-mode tersebut.

Fire Strike Extreme 

Skor Fire Strike Extreme pada mode standar
kor Fire Strike Extreme pada mode optimized
skor Fire Strike Extreme pada mode extreme

Cinebench R15

Skor Cinebench R15 GX800 pada mode standar
Skor Cinebench R15 GX800 pada mode Optimized
Skor Cinebench R15 GX800 pada mode Extreme
Dari dua benchmark diatas (Fire Strike Extreme dan Cinebench R15) dapat kita lihat performa GX800 yang sangat mumpuni terlebih dengan adanya beberapa mode performa GX800 dapat dengan mudah ditingkatkan.

Benchmark Game
Benchmark game menggunakan The Division dan Shadow of Mordor dengan resolusi 4K dan settingan grafis ultra (tertinggi) GX800 dapat menjalankan game-game tersebut dengan lancar hasil benchmark dari kedua game tersebut GX800 mendapatkan rata-rata fps diatas 60 yang berarti sangat smooth.





Watercooling


Perlu untuk diketahui, cara kerja dari docking yang  oleh ASUS disebut sebagai Hydro Overclocking Station ini masih sama dengan watercooling pada GX700. Pendingin bekerja dengan cara mengalirkan cairan yang berasal dari tangki melalui tabung selang yang didorong oleh pompa menuju ke dalam perangkat untuk mendinginkan sistem yang sedang bekerja. 
Setelah menunaikan tugas tersebut, cairan panas yang telah mendinginkan sistem tersebut dialirkan lagi keluar sistem dan kembali menuju docking untuk mendinginkan temperature dengan radiator. Panas akan dibuang keluar melalui lubang ventilasi pada radiator.
Desain radiator water cooling dibuat dengan proses manufaktur yang sama dengan sistem pendingin yang ada pada sebuah mobil, agar dapat memberikan penyegaran dan pendinginan yang maksimal. Water cooling-nya pun sangat mudah digunakan, karena pengguna hanya tinggal mengaitkan konektor yang ada di docking dengan notebook.
Hanya saja cooling ASUS GX800 bekerja lebih berat karena harus mendinginkan dua buah GPU serta 1 CPU untuk menstabilkan sistem yang berjalan. Pendingin tersebut juga memiliki diameter 20 persen dibanding sebelumnya yang secara otomatis menampung coolant (cairan pendingin) lebih banyak. Bobotnya sendiri mencapai 4,7Kg.

Perbandingan Performa dengan Kompetitor

Selain GX800 dari ASUS, beberapa produsen laptop lain juga merilis laptop gaming dengan dual GTX 1080 seperti MSI GT83VR Titan SLI, dan Acer Predator 21 X. Dilihat dari benchmark Cinebench R15 dan Fire Strike Ultra berikut perbandingannya (GX800 menggunakan mode optimized).

Perbandingan skor benchmark Fire Strike Ultra

Perbandingan Hasil Benchmark Cinebench R15

Dapat dilihat dari perbandingan hasil benchmark, ASUS GX800 dapat mengungguli laptop gaming kompetitor dengan spesifikasi yang hampir sama.

Kesimpulan


Dengan harga 95,5 Juta Rupiah ASUS ROG GX800 memang bukan untuk semua kalangan. GX800 adalah sebuah laptop gaming yang dijamin tidak ada duanya. Memiliki performa yang sangat tinggi bahkan dapat melebihi performa sebuah desktop dan dapat dengan mudah dibawa kemanapun, ASUS ROG GX800 merupakan sebuah mahakarya yang patut kita apresiasi. Dengan harga yang tinggi GX800 sangat cocok buat kamu yang memiliki uang lebih (sultan) dan menginginkan sebuah laptop gaming terbaik sehingga dapat dengan mudah dibawa kemanapun dan bermain game dimanapun. Adanya watercooling di GX800 memudahkan pengguna untuk meningkatkan performa dari GX800 apalagi dengan software ASUS Gaming center yang sudah ada pada GX800 membuat overclocking menjadi lebih mudah dan user friendly.
Share on Google Plus

About TechGue.com Indonesia

TechGue.com adalah sebuah website yang bertujuan memberikan informasi tentang teknologi, review gadget, gaming gear dan tutorial.

0 comments :

Post a Comment